Sabtu, 11 Juli 2015

Taman Pintar-Taman Pelangi Jogja

Awal Juli ini, bertepatan dengan libur sekolah, kami pergi ke Jogja. Tempat wisata tujuan kami kali ini utamanya hanya dua tempat yaitu Taman Pintar dan Taman Pelangi di kota Gudeg.
Sesuai rencana awal, kami akan melakukan perjalanan ini ala backpacker ; ) dan naik transportasi favorit mas Evan dan adek Tito yang bunyinya tututjesjes.........

Persiapan perjalanan, semua tiket yang bisa dipesan via online sudah disiapkan sebelumnya, biar gak rempong banget. Tiket kereta api PP pesan lewat applikasi  tiket yang sudah didownload di android, begitu pula dengan tiket hotel kami pesan lewat applikasi android.
Oya kami start jalan-jalan ini dari kota Semarang, kota kelahiran kami sekeluarga. Karena tujuan perjalanan ke kota Jogja dan tidak ada jalur kereta langsung dari Semarang ke Jogja. Jadi kami lewat kota Solo kemudian lanjut ke Jogja.

Perjalanan berangkat
Rute perjalanan berangkat dari stasiun Tawang Semarang jam 9 pagi menuju stasiun Balapan Solo naik KA Kalijaga. Kami sampai di Balapan Solo sekitar jam 11 siang dan lanjut naik KRL Prameks ke stasiun Tugu Jogja. Perjalanan naik KRL Prameks kurang lebih satu setengah jam, dengan tiket murah meriah Rp.8000 per orang :)
Dari stasiun Tugu Jogja kami naik becak ke Hotel Batik di daerah Malioboro. Sesampainya di hotel kami istirahat dulu dan rencananya malam hari kami pergi ke Taman Pelangi di daerah Monjali Jogja.
Sekitar jam 6 malam kami pergi ke Taman Pelangi yang letaknya di pelataran Monumen Nasional Jogja Kembali atau sering disebut Monjali. Tarif taksi dari Malioboro ke Taman Pelangi tigapuluh ribu rupiah, sebenarnya lebih irit lagi naik trans Jogja, namun berhubung sudah malam, jadi kami lebih memilih naik taksi.
Taman Pelangi Monjali Jogja
Di pintu masuk kami disambut lampion berbentuk Kingkong yang super jumbo hihihi mas Evan sempat kaget lihatnya. Karcis masuknya limabelas ribu per orang. Di dalam taman pelangi bertebaran lampion lampion cantik beraneka bentuk dan warna. Gak ada puasnya foto-foto disana :)
Tempatnya cukup luas dan lumayan juga klo berkeliling jalan kaki, tapi jangan kuatir di sana ada becak kecil, sepeda dan mobil kayuh warna warni yang bisa disewa untuk berkeliling.
Karena becaknya kecil, jadi cuma Ayah, mas Evan dan adek Tito saja yang naik. Mama cukup pesan bakso sambil makan tepat di depan Monumen Nasional yang berdiri megah berbentuk kerucut itu, hmmmm pemandangan yang romantis hihihi.
Taman Pintar Yogyakarta
Keesokan harinya kami pergi ke Taman Pintar yang lokasinya dulu adalah tempat jualan buku yang cukup luas di dekat Malioboro, di depan persis ada gereja katolik St Fransiskus Xaverius Kidul Loji.
Rencananya dari hotel kami mau jalan kaki ke Taman Pintar sambil menyusuri Malioboro,, tapi baru setengah berjalanan sudah gempor 'coz adek Tito sedikit sedikit minta gendong. Jadi kami memutuskan naik trans Jogja menuju Taman Pintar.
Sepuluh menit sebelum loket karcis buka kami sudah ngantri.... sambil foto -foto. Taman Pintar buka dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore hari Selasa sampai Minggu, hari Seninnya tutup.
Wahana yang kami datangi pertama kali Planetarium. Karena mas Evan dan adek Tito adalah penggemar planet dan antariksa jadi.... begitu masuk ke dalam wahana Planetarium mereka sangat exciting,hebohhh banget. Di dalamnya diputar pertunjukan 4D tentang langit malam kota Jogja dan alam semesta. Ternyata selama pertunjukan mas Evan ga berani duduk sendiri alias minta dipangku ayah, padahal adek Tito asyik asyik aja tuh. Tapi memang pertunjukan yang disajikan lumayan attractive dan agak menegangkan untuk ukuran bocah cilik.
Selesai dari wahana Planetarium kami lanjut ke gedung kotak dan gedung oval di Taman Pintar. Banyak informasi yang disuguhkan di sana. Berbagai disiplin ilmu di sajikan lewat cara yang menarik dan unik. Di gedung oval kami di sambut dengan akuarium berbentuk kubah yang berisi ikan warna warni.
Tak terasa sudah jam 12 siang saat makan siang dan lanjut ke hotel untuk checkout.
Dalam perjalanan dari Taman Pintar ke Hotel kami mampir beli oleh oleh khas Jogja yaitu bakpia pathuk di daerah Pathuk.
Perjalanan Pulang
Hari itu juga jam 2 siang kami kembali ke stasiun Tugu Jogja untuk memulai perjalanan pulang kembali ke kota Semarang. Dalam perjalanan pulang kami sempatkan keliling kota Solo naik taksi sambil menunggu jam keberangkatan KA Brantas dari stasiun Jebres Solo.
Akhirnya setelah keberangkatan kereta api yang sempat tertunda, sekitar jam 8 malam kami sampai di stasiun Tawang Semarang. Mas Evan nangis masih pengen jalan jalan lagi. Besok lagi ya nak klo liburan kita jalan jalan lagi dan tulis lagi di blog ini.
Sampai Jumpa

" Buat keluarga dan teman teman di Jogja, nuwun sewu mboten mampir pas liburan kali ini, harap maklum karena liburan kali ini temanya memperkenalkan anak anak pada kereta api sekaligus ingin mencicipi petualangan ala backpacker :) "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar